SEMU....
Semu mengelabuhi pikiranku
Semu menggerogoti kalbuku
Ku tak ingin semu menguasai jiwa ini
Bertarung melawan jiwa yang sepi
Bakar...
Bakarlah jiwa ini...
Jikalau tak mampu mengubah mimpi
Bakar...
Ku tutup pintu relung ini
Ku tahan jiwa ini
Demi merebut bintang
Demi berada di langit
Namun...
Daun emas tak inginkan aku
Aku ingin menanam, merawat, memetik daun emas itu
Cemas...
Andai secercah cahaya menyinari ku
Ku tak ingin untaian kata terucap
Kan ku tata bata bata
Kan ku kokohkan itu
Akankah cahaya itu datang?
Akankah cahaya itu menemaniku?
Akankah bunga-bunga bertaburan, menghiasi relungku?
Akankah daun emas itu yang ku dapatkan?
Semu mengelabuhi pikiranku
Semu menggerogoti kalbuku
Ku tak ingin semu menguasai jiwa ini
Bertarung melawan jiwa yang sepi
Bakar...
Bakarlah jiwa ini...
Jikalau tak mampu mengubah mimpi
Bakar...
Ku tutup pintu relung ini
Ku tahan jiwa ini
Demi merebut bintang
Demi berada di langit
Namun...
Daun emas tak inginkan aku
Aku ingin menanam, merawat, memetik daun emas itu
Cemas...
Andai secercah cahaya menyinari ku
Ku tak ingin untaian kata terucap
Kan ku tata bata bata
Kan ku kokohkan itu
Akankah cahaya itu datang?
Akankah cahaya itu menemaniku?
Akankah bunga-bunga bertaburan, menghiasi relungku?
Akankah daun emas itu yang ku dapatkan?
Categories: PUISI

0 komentar:
Posting Komentar